Saturday, July 20, 2013

Jalan Berdebu

1988

Tidak banyak yang aku ingat, malam itu terasa sangat melelahkan dan gelap, entah sudah dari mana kami, hingga harus pulang malam, perjalanan malam itu 10 kilometer yang harus kami tempuh dengan mengayuh sepeda tua. Saat aku terbangun, masih diatas boncengan sepeda, kami--aku dan ayah mampir di salah satu toko ditengah perjalanan, tak ada rumah lain yang aku ingat, suasananya sangat gelap. "kita akan mampir membeli mie, kamu mau mie kan?" tanya ayah kepadaku. tak ada yang ku ingat dari jawabanku, yang ku ingat hanya perasaanku saat itu, lelah dan kantuk yang menggelayut, ato mungkin aku bahagia hanya dengan "mie" itu. Perlahan kami mulai bergerak, memasuki pekatnya malam, jalan tanah yang berdebu dan berlubang terlindas roda sepeda, berdenyut merayap menyongsong kegelapan, menelan semua memori masa kecilku, tak tersisa sedikitpun untuk ku tangisi, untuk membuatku tersenyum. Aku, mengingatnya! ku simpan sebagai mimpi indah.

Friday, July 19, 2013

Kepingan Puzzle #1

July 2013
Mendung

Sore ini mendung, sama seperti hari-hari sebelumnya, awan gelap yang seakan-akan siap menghadirkan malam lebih awal, awan gelap yang membawa hujan lebat, awan gelap yang menyembunyikan matahari. padahal bulan ini seharusnya sudah memasuki musim panas. Aku merenung, menatap keluar menembus kaca jendela, menatap kosong pada pepohonan hijau yang bergoyang lembut tertiup angin, udara lembab yang dingin.
Pepohonan didepan tumbuh subur, mereka adalah sisa-sisa dari hutan lebat yang kini berubah menjadi pemukiman padat. dari kursi diruang tamu sebuah rumah mungil yang disulap mejadi kantor ini aku memikirkan banyak hal, mengkhawatirkan banyak hal termasuk hal-hal yang seharusnya tak harus ku hawatirkan. Pikiranku terus melayang, mencari kebahagian diatara kenyataan yang kuhadapi, berusaha mencuri kesenangan diantara mimpi-mimpi. Suara sinetron di televisi yang super berisik itu mulai kesulitan untuk mencuri perhatianku, perlahan tapi pasti kini telinga dan jiwaku di liputi keramaian yang baru, hiruk-pikuk yang diciptakan oleh pikiranku. Apa jadinya seandainya dulu aku tidak mengacaukan sekolahku, apa jadinya seandainya dulu aku tidak menunda kuliahku? apa jadinya seandainya dulu aku tidak merubah cara berfikirku, caraku berbuat, aku adalah aku yang baru sejak itu, juga tahun itu, tahun 2001 ketika aku memutuska menjadi orang lain meninggalkan keceriaan, semangat, keegoisan, keras kepala dan selera humorku.
Waktu tak bisa kembali, sama seperti aku yang berusaha sekuat tenaga mengembalikan diriku yang dulu. Orang-orang disekitarku tidak bisa melakukannya, kekasihku juga mungkin tak akan bisa, bahkan aku yang mengenal diriku pun dibuat mati kutu. Hei...! ada satu sahabatku yang mampu melakukannya! tapi, tidak lama, karena aku akan kembali kecewa saat jauh darinya. Aku sangat merindukan diriku yang dulu.

Friday, July 5, 2013

Asa Di Ujung Senja

Pernahkah kamu meresahkan hal-hal yang kamu percaya bahwa "semuanya akan baik-baik saja"? dikucilkan oleh perasaan. Merasa sendiri saat disampingmu manusia ramai mengajakmu bercengkrama.

Tuesday, March 15, 2011

Teknologi Audio

KasetBeberapa teknologi kemajuannya sangat pesat, tapi ada beberapa teknologi (bagian teknologi) yang kemajuan terasa sangat lambat, teknologi audio khususnya yang berkaitan dengan ukuran file. Untuk mendapatkan suara yang bagus ukurannya pun sangat besar, sejak pertama kuliah dulu (2004) sampe sekarang ukuran file MP3, AAC, WAP dsb masih segitu-gitu aja 3-5MB untuk ukuran standar *.mp3 hasil kompresi.

Monday, March 14, 2011

Ganti Nama ma Ganti Kulit

TemplateUdah lama banget pengen ganti tempalate untuk blog ini, sekalian ma namanya dah bosen ma yang lama Big Grin. Nah kebetulan di tempat kerja sekarang dah rada santai, ma’lum sesion untuk Autumn Winter 2011 sudah dimulai, jadi daripada dateng ketempat kerja cuma bengong (ngemil)--browsing sana-sini sampe bosen sendiri, mending ngeblog lagi aja dah hehehe.

Wednesday, August 4, 2010

Aku lagi ngungsi ke rumah baru

Aku lagi ngungsi ke rumah baru neh, dah jarang neh aktif disni. but ini tetep rumahku yang paling disayang.. Come and meet me there... http://joomazte.com/

Monday, July 12, 2010

Wahai Tuhanku

Oh Tuhan
Aku terlalu jauh tersesat
Terlalu jauh dari pengharapan
Terlalu sering melupakanmu

Wahai Engkau Yang Maha Perkasa
Ampuni kelemahanku
Ampuni kelalaianku
Aku yang selalu bersalah

Wahai Yang Maha Indah
Dunia ini terlalu hebat
Terlalu indah
untuk membutakan mataku, hatiku

Tuhan
aku seperti sampah diantra pundi emas
aku seperti tiang rapuh menopang bangunan megah
Aku seperti ranting kering didahan yang rindang
Aku terlalu lemah

Wahai Engkau Yang Maha Besar
Ampuni Hamba dengan kemurahanmu
Tuntunlah hamba dengan hidayahmu

Tuhanku, segala puji atas kemurahanMu